- 10 -

The Avengers

Captain America, Iron-Man, Thor & Hulk dalam 1 film adalah alasan kenapa film ini masuk ke 10 besar. Mega project dari marvel studios ini akhirnya kelar juga. Sebenarnya trailernya sendiri kurang menjanjikan buat gua, plus Ed Norton ga bakal balik meranin Hulk, palingan bakal jadi another ordinary summer blockbuster, yah mari berharap film ini menawarkan sesuatu yang lebih. Yang perlu disimak dari film ini Jeremy Renner yang bakal jadi Hawkeye dan tentu saja Scarlett Johansson dan Cobie Smulders yang bakal berperan jadi Black Widow & Maria Hill.

- 9 -

Skyfall

Skyfall

Gua dari SMP udah mulai koleksi film-filmnya James Bond, mulai dari jamannya Sean Connery di Dr. No sampe jamannya Pierce Brosnan di Die Another Day. Tapi gua paling suka James Bond versinya Daniel Craig, jadi film ini bakal gua nantikan. Yang menarik dari film ini adalah si pemeran main villain, Javier Bardem. Sementara Naomi Harris berhasil mendapatkan the coveted role sebagai Bond Girl yang baru.

- 8 -

American Reunion

American Reunion

Film ini adalah sekuel ketiga dari American Pie, dan berhasil mengumpulkan seluruh original cast-nya dari film pertama, jadi kita bakal liat aksi Jim-Stifler-Finch-Kevin-Oz di film ini. Tara Reid dan Shannon Elizabeth juga bakal balik berperan jadi Vicky dan Nadia, dua karakter wanita favorit gua di 2 film pertama. Sayangnya January Jones gaakan balik :( Ceritanya mereka bakal reunian SMA setelah sekitar 10 tahun lulus. Akhirnya bakal nonton Alyson Hannigan berperan jadi orang lain selain Lily Aldrin :D

- 7 -

World War Z

Gua selalu suka film-filmnya Brad Pitt. Set in post-apocalyptic future, seorang pegawai UN (Brad Pitt) pergi keliling dunia untuk mencegah penyebaran virus zombie. Karena cita-cita gua suatu hari mau kontribusi di UN, ini jadi sesuatu yang menarik, siapa tau berguna untuk referensi pekerjaan masa depan.

- 6 -

Gravity

Gravity

Dua aktor favorit gua, George Clooney & Sandra Bullock, main di film science fiction, wow. Ditambah sutradaranya Alfonso Cuaron. Ceritanya tentang 2 orang astronot yang bertahan hidup di space station setelah semua astronot disana terbunuh karena space station mereka ditabrak sama semacam satellite debris.

- 5 -

The Raid

The Raid

Film Indonesia yang paling ditunggu tahun ini karena kesuksesannya di beberapa film festival di luar negeri. Kemarin gua keabisan tiket nonton film ini di closing iNAFF2011, jadi gua bener-bener ga sabar The Raid keluar di bioskop nasional, semoga mereka ga sensor banyak-banyak. Mike Shinoda of Linkin Park akan mengerjakan scoring film ini untuk theatrical release di US. Gua masih belum tau film yang rilis di Indonesia bakal pake original scoring atau pake scoring-nya Mike Shinoda. Anyway, maju terus film Indonesia! :D

- 4 -

Cloud Atlas

Cloud Atlas

The Wachowskis are back! Gua punya firasat film ini bakal epic banget, liat aja concept art-nya diatas. Ditambah Tom Hanks bakal jadi karakter utama, bareng sama Halle Berry, Jim Sturgess dan…. Hugo Weaving!

- 3 -

Django Unchained

Django Unchained

Ini film yang bikin Quentin Tarrantino. QUENTIN TARRANTINO! 1 nama itu sudah cukup untuk bikin gua ga sabar nonton film ini.

- 2 -

The Hobbit

The Hobbit: An Unexpected Journey

Trilogy The Lord of The Rings adalah salah tiga dari film favorit terbaik gua sepanjang masa, dan tentunya prekuel LOTR ini akan sangat gua nantikan, apalagi yang main jadi Bilbo Baggins si Martin Freeman yang notabene jadi John Watson diBBC Sherlock. Ditambah si pemeran Sherlock Holmes, Benedict Cumberbatch jadi Smaug the Dragon. Plus gua agak bersyukur ketika sutradara awal film ini, Guillermo Del Toro, mundur dari proyek ini, sehingga si Peter Jackson yang kembali ke kursi sutradara.

- 1 -

The Dark Knight Rises

The Dark Knight Rises

Belum pernah ada film yang hype-nya kayak film ini. Gua sendiri selalu ngecek berita terbaru dari film ini tiap hari. Dengan film Batman Begins dan super sekuelnya The Dark Knight, Christopher Nolan berhasil mencapai sesuatu yang sangat jarang dicapai oleh para filmmaker superhero/science-fiction, memuaskan fanboy, general audience & critiques. Biar gua tulis review singkat 2 film pendahulunya sebagai alasan kenapa The Dark Knight Rises bisa keluar sebagai film terbaik di tahun ini.

Batman Begins bisa dibilang adalah salah satu film paling influential di dekade ini, filmmakers yang terinspirasi film ini termasuk Jon Favreau – Iron Man, Edward Norton – The Incredible Hulk, McG – Terminator Salvation, Damon Lindelof – Star Trek, Robert Downey, Jr. – Sherlock Holmes, Matthew Vaughn – X-Men: First Class, etc. Dari deretan film diatas bisa dibilang kalo Batman Begins punya andil besar untuk membawa film-film superhero ke level yang lebih tinggi, thanks God for creating Christopher Nolan.

Kemudian sekuelnya, The Dark Knight adalah film favorit no.1 gua sepanjang masa. Belum pernah film superhero disambut sebegini luar biasanya, saking bagusnya sampe-sampe ada campaign untuk memenangkan film ini di Best Picture Oscars 2008 (http://www.darkcampaign.com/), meskipun akhirnya ga dapet nominasi Best Picture, but they got 8 other nominations and won two.

Saking suksesnya The Dark Knight, Chris Nolan sempat bilang dia akan berhenti bikin film Batman karena dia gamau bikin sekuel yang lebih jelek dari film sebelumnya. It looks impossible to top The Dark Knight with another sequel. But he did make one! Bisa dibayangkan ekspektasi yang begitu tinggi terhadap film ini.

Jadi seperti kata Gary Oldman, “Three is a charm”, seperti The Lord of The Rings: The Return of The King, Academy Awards gaakan bisa menolak film ketiga dari serial Batman ini untuk, hopefully, achieves the impossible, superhero movie untuk pertama kalinya menang Best Picture Oscars :D

——————————————————————————-

Honorable Mention: Chronicle, Jack The Giant Killer, The Hunger Games, Modus Anomali, John Carter, Iron Sky, Escape From M.S. One, Pixar’s Brave, Prometheus, The Amazing Spider-Man, Snow White and the Huntsman and 47 Ronin.


Tanggal 24 Oktober ternyata adalah Hari Dokter Indonesia.

Untuk menyambut hari yang spesial ini, saya ingin menyampaikan opini singkat tentang sistem pendidikan kedokteran di Indonesia dan harapan-harapan saya agar bidang kesehatan di Indonesia dapat menjadi lebih baik. Harap dicatat bahwa apa yang saya tulis dibawah adalah opini pribadi saya.

Saya beruntung bisa berdiskusi dengan beberapa mahasiswa kedokteran di salah satu universitas negeri, dan setelah mendengar cerita mereka, saya menyimpulkan bahwa ternyata dunia pendidikan kedokteran penuh dengan intrik dan konflik yang pelik.

Kondisinya seperti ini, ketika seseorang masuk untuk belajar di fakultas kedokteran, jalan hidup mereka kedepannya seperti sudah diatur, 4 tahun kuliah, 2 tahun ko-as, dll (saya tak begitu hafal jalurnya). Ibaratnya, mereka seperti tidak punya banyak pilihan. Karena itu, mereka harus sangat berhati-hati untuk ‘menjaga kepercayaan’ dari para dosen mereka, karena sekali mereka kehilangan kepercayaan itu, akan berdampak langsung dengan kehidupan akademik mereka di kemudian hari. Syukur-syukur apabila mereka punya kerabat yang sudah menjadi dokter, karena mungkin akan “sedikit” dimudahkan di kehidupan akademik.

Hal diatas menimbulkan sebuah keteraturan, tetapi keteraturan yang kurang sehat. Analoginya seperti keteraturan ketika jaman pak Harto berkuasa. Semua orang teratur, tetapi karena takut. Tak berani melawan. Apabila sistem pendidikan kedokteran terus seperti ini, ditakutkan fakultas-fakultas kedokteran dari berbagai universitas di Indonesia akan menghasilkan dokter-dokter yang “insensitive” (saya bingung menemukan kata yang tepat).

Sebenarnya, sudah ada beberapa anggapan masyarakat yang cukup meluas di Indonesia, seperti misalnya orang-orang yang lebih prefer membawa anggota keluarga mereka yang sakit ke Singapura. Mungkin ini adalah dampak tidak langsung dari sistem pendidikan kedokteran di negeri ini.

Harapan saya, semoga transformasi dunia kedokteran cepat terjadi, semoga orang-orang baik di dunia kedokteran dapat segera stand-up dan memulai kebebasan berpikir dan perbaikan budaya di dunia pendidikan kedokteran.

Akhir kata, semoga dunia kedokteran Indonesia semakin maju, dan semoga pendidikan kedokteran di Indonesia dapat menghasilkan dokter-dokter yang berkarakter, dan dikenal bukan karena kehebatan skillnya tetapi karena teladan hidupnya selama melayani masyarakat di bidang kesehatan. (Seperti dr. Oen di Solo :p)

Hidup Dokter Indonesia!!


Christianity is religion. Yes, Christianity is a religion, though some would have us to believe differently. Some leaders of Christianity would have us believe that their institution is certainly not religion, but the one, true way to God. Many Christians believe their specific brand of “Jesus Religion” is all about spirituality and that Christianity is very spiritual. And, they may be somewhat correct. Yet, there seems to be a confusion between defining religion, spirituality and Christianity, and I too will struggle to define them even in this writing.

Let’s first look at religion. Religion itself is a set of practices and beliefs, based upon stories of a higher power, namely God. A religion, seeks to explain the mysteries of the universe through these beliefs. These beliefs are the core of a religion, for upon them believers practice rituals, such as prayer, study, worship, music, and the like. Though seeming good and godly, the practices of religion are always focused on doing. One must “do” something, and that “something” is to look away from ourselves for life answers, often seeking direction for our lives from other sources, be it God, a religious institution, religious leaders, a religious book, etc. Religion teaches we need to look to another to save us.

After defining religion, then we must ask, “Is Christianity a religion?” Yes, it is. Christianity sets forth beliefs and practices based upon stories of a man who we come to know as “Jesus.” Today, most denominations and forms of Christianity found their roots from within early orthodox Christianity, which became organized by the fourth century. Other early Christian beliefs were stamped out by orthodox opponents, effectively being silenced over time.

Though we may not realize it, Christianity is indeed a religion; it is a religion that was crafted through aid of the Roman Empire and eventually was established upon the teachings of New Testament authors. Today, Christianity is simply packaged in many forms in order to attract new believers. Just look at all the different worship styles from which we have to choose: traditional, contemporary, etc.

Religion seeks to establish its own set of beliefs as the truth, focusing on the purpose of the universe and our role within it. Unfortunately, men create such beliefs; then look to have others subscribe to them, even if they are incorrect and used for nefarious purposes. Religion, such as Christianity, always wants believers to feel that their religion is the only one which possesses truth. Therefore, should one elect not to believe in a religion’s teachings, a consequence must be suffered (example: eternal punishment, Hell). This is an example of how fear is used to influence the mind, making it difficult for believers (and non-believers) to consider other views, even if it is obvious that the religion itself is incorrect in its teachings. Believers simply are unable to see it due to the power of fear. Christianity is simply a religion that was created in order to control people through use of fear, further empowering governments and its laws of right and wrong.

To take this further, Jesus did not create Christianity; Christianity created Jesus. Men created their own teachings and simply ascribed them to a man they coined as “Jesus”. This man (Yeshua) stood against such religious ideas, promoting love and peace. And, you may be surprised to read this, some of Yeshua’s real teachings still can be found within the Bible, today.

True spirituality is void of religion, if it is indeed real spirituality. Spirituality is not the same as being religious; for spirituality does not attempt to control people through fear. Religion, and especially Christianity, claims to provide direction for people by steering them to look outside of themselves for answers. Religion will point to books, outward places of worship, outer places of eternity, a leader and the like. Such devices are used to promote fear; for fear is always produced by looking externally.

In contrast,

peace is realized through identifying with our connection to the eternal Spirit that can only be known inwardly.

That is the deeper message that the man who would later be known as Jesus tried to bring to the world. Religion can never grasp this, for it seeks only to promote itself.

- Louis Charles


Like an eagle you will soar above the clouds

You will spread your wings and fly into the sun

Like an eagle you will race above the stars

You will fly to places yet unseen

Go beyond your wildest dreams

20 Juni 2006 – 20 Juni 2011

Selamat ulang Tahun yang ke-5 Keluarga Mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen – Institut Teknologi Bandung (KMSBM ITB).

Baru 5 tahun, masih muda, karyanya masih sedikit, kontribusinya untuk masyarakat belum banyak, pengaruhnya di dunia kemahasiswaan nasional juga belum terlihat.

Semoga terus berkembang dan terus berkembang dan terus berkembang dan tidak pernah puas. Jadi organisasi mahasiswa yang beda, karena orang sudah bosan dengan yang biasa.

Semoga bisa mencetak orang-orang yang bukan hanya pintar tapi juga berkarakter.

Semoga bisa mencetak orang-orang yang peduli dengan sesamanya, peduli dengan bangsanya dan peduli dengan dunianya, bukannya jadi orang-orang yang picik dan egois.

Semoga disini dihasilkan orang-orang yang pantang menyerah dan tidak pernah puas untuk menggapai mimpinya, tak peduli apapun latar belakangnya.

Semoga disini banyak dihasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dikenal bukan karena jabatannya tapi karena teladan hidupnya.

Amin.


Tau bedanya AKSI dan REAKSI?

Biasanya, AKSI kita lakukan dengan pikiran sadar.

Sedangkan REAKSI dilakukan dengan pikiran bawah sadar karena sifatnya yang instan.

Contohnya gini:

Kalo misalnya gua diminta saran sama orang yang lagi dapat masalah sama temennya, gua pasti akan bilang “lu harusnya maafin orang itu, jangan dendam, blablabla” intinya gua akan menyarankan yang baik untuk orang ini. Gua anggap ini namanya AKSI.

Tetapi, kalo misalnya gua yang dapat masalah yang sama, belum tentu gua akan melakukan hal baik yang gua sarankan ke orang yang mengalami masalah yang sama, mungkin gua akan berbuat yang buruk, ini namanya REAKSI.

get the point?

Mungkin istilah ‘omdo’ berasal dari hal-hal yang seperti ini.

Gua sering denger orang ngomong gini, “ah, berteori mah gampang,” atau “ngomong doang sih gampang, coba lakuin sendiri!”

Makanya BLACK EYED PEAS nulis lirik

“Can you practice what you preach? And would you turn the other cheek?”

Lirik ini sepertinya ditujukan ke para pemuka agama (preach = khotbah).

Agama apapun gua yakin pasti mengajarkan kebaikan. Tapi gua juga yakin, apa yang mereka (pemuka agama) khotbah-in mungkin beda sama perilaku sehari-hari mereka.

Mungkin di gereja si pendeta bisa ngomong “kalo ditampar pipi kiri, berikan juga pipi kanan!”, coba kita lihat kalo si pendeta lagi kesel, dia bisa ga mengendalikan emosinya supaya dia ga nampar balik lagi, bahkan hebat kalo dia bisa kasih pipi satunya lagi. Kan otaknya dia lagi gabisa mikir jernih karena lagi kesel.

get the point lagi kan? ;-)

Yang lucu juga gua temuin di lirik lagu acara TV jaman gua SD, ‘Si Doel Anak Betawi’

Anak Betawi… ketinggalan jaman, katenye.  Anak Betawi… ngga berbudaye, katenye.
Aduh, sialan!!
Ni si Doel, anak Betawi asli
Kerjaannye sembahyang, mengaji,
Tapi jangan bikin die… sakit ati.

Die beri sekali, HU! orang bise mati….

Nah gua sih punya harapan, orang yang rajin sembayang (agama apapun), kalo sakit hati ya jangan dibales pake air tuba lagi, kalo yang rajin sembayang aja gabisa ngasih contoh, apalagi yang jarang sembayang :)

Reaksi itu penting! Mari belajar mengontrol emosi dan pikiran di situasi tertekan ;-)

Semoga kita bisa jadi manusia yang ber-integritas!

Peace out!

nb: Gua nulis ini = Aksi :p


A: lu ga ngerokok ya?

B: ngga

A: cobain dulu nih (nyodorin rokok)

B: sori, gua ga ngerokok

A: satu isep dulu aja

B: Wah sori gamau gua

A: ah banci lu

Percakapan diatas bisa saja anda anggap terlalu sarkastik, tetapi hal itulah yang terjadi di kalangan remaja kita saat ini, bahkan mungkin lebih parah. Segala prinsip yang ada akhirnya kalah oleh sangsi sosial apabila tidak merokok.

Perusahaan rokok memang kreatif, peraturan yang mengharuskan mereka tidak boleh menunjukkan produk mereka di iklan mereka malah berimbas positif. Iklan-iklan terbaik di TV kita adalah iklan-iklan rokok.

Akibatnya, persepsi masyarakat pun dapat dikendalikan oleh masing-masing merek rokok tersebut, yang mayoritas di iklannya menggambarkan pria jantan petualang yang mampu melewati segala rintangan, (Marlboro dengan koboy, Djarum Super dengan petualang yang mengelilingi Indonesia, surya 16 dengan pria bercitra eksklusif, etc etc).

Kampanye dan pendidikan tentang akibat negatif rokok (bahkan tertulis di bungkusnya) pun bagaikan tidak punya pengaruh, kalah oleh entah sangsi sosial, persepsi pria jantan atau orang itu memang penikmat rokok.

Kalo mau debat pro-kontra mungkin memang pelik, yang pro bisa bilang kalo rokok itu membawa ketenangan, menghilangkan stress, rileks dan juga punya banyak kontribusi untuk ekonomi negara, yang kontra bisa nunjukin statistik bahayanya merokok dan bahaya negatif lainnya, bisa ga selesai-selesai, karena merokok sudah dianggap hal yang wajar.

Gua sendiri juga bukan perokok, jadi tulisan ini cuma (mohon dicatat) opini subjektif gua :D

Untuk penutup, seperti di judul, buat orang yang pernah punya persepsi kalo orang yang ga ngerokok itu ‘banci’, read the warning sign again dude:

“Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensidan Gangguan Kehamilan dan Janin”

so, yang banci itu yang ngerokok atau yang ga ngerokok? :D

yang ngerokok kalo tersinggung baca ini, brarti lu belum mati rasa, peace and love for you all! :D

Dengar apa yang Superman bilang ya :-)

 

Didedikasikan untuk ‘World No Tobacco Day’ yang jatuh di tanggal 31 Mei 2011 dan untuk orang-orang yang masih mempertahankan prinsipnya untuk tidak merokok.


Akhir-akhir ini gua sering liat di twitter dan tumblr quote johnny depp yg satu ini, dan gua pengen bikin analisis sotoynya gua terhadap quote ini :D

“If you love two people at the same time, choose the second one. Because if you truly loved the first one, you wouldn’t love another.”

- Johnny Depp -

Setuju sama pendapat ini?

Kalo lu setuju, gua agak kasian sama lu..

Kalo masih pacaran sih masih mending (tapi tetep aja gua ga setuju), lah kalo udh nikah masa mau cerai??

Love is more than just sweet words, True Love is about sacrificing yourself for her/him..

Gua yakin semua orang yang lagi pacaran, atau udah nikah, pasti ada saat-saat jenuh, bosen sama pasangannya.. disitulah menurut gua ujiannya :)

If you truly love her/him, you’ll sacrifice yourself for her/him too :)

That’s it.

Sacrifice /ˈsakrɪfʌɪs/ : [1] an act of giving up something valued for the sake of something else regarded as more important or worthy. [2] To forfeit (one thing) for another thing considered to be of greater value.


Ini adalah sebuah tulisan dari perspektif seseorang yang baru mau menjadi pengamat sepak bola nasional. Jujur, gua ga peduli sama sepak bola nasional (baca: liga domestik di Indonesia). Dari SD klub sepak bola yang gua dukung adalah FC Internazionale Milano, sebuah klub yang berasal dari kota Milan, Italia, negara yang bahkan sama sekali belum pernah gua kunjungi. Jujur lagi, gua baru mau mulai peduli sepak bola nasional seselesainya kompetisi AFF 2010 bulan desember kemarin. Setelah menyaksikan hampir seluruh laga timnas Indonesia di GBK secara langsung (hanya absen 2 kali ketika melawan Laos & Malaysia di Bukit Jalil), gua mulai merasa memiliki sepak bola nasional, mulai mengikuti isu-isu dan berita-beritanya. Sekarang gua mau nulis opini ngelantur gua sebagai orang Jakarta, so here it is:

Sepakbola di Indonesia sangat luar biasa. Meskipun prestasi internasional mandek, fanatisme kedaerahan sangatlah tinggi terhadap klub lokal. Lihat saja Persib yang ‘Bobotoh’nya yang bukan hanya dari kota Bandung saja tapi mencakup hampir seluruh Jawa Barat, ‘Bonek’ yang akan berusaha dengan cara apapun untuk menonton Persebaya berlaga, dan semua suporter klub lokal Indonesia yang dengan hormat tidak bisa disebut satu persatu.

Gua lahir di Jakarta, tumbuh di Jakarta, bermain sepak bola pertama kali di Jakarta. Ketika mulai mengetahui adanya Liga Indonesia, gua mulai mempelajari bahwa klub dari Jakarta adalah Persija. Otomatis, dulu gua yang masih SD kalo ditanya, klub sepak bola Indonesia sukanya apa? jawaban gua pasti: PERSIJA! Kan gua dari Jakarta, gua dukung Persija dong, simple pemikirannya..

Akhirnya gua masuk SMP yang jauh dari rumah, di SMP Pangudi Luhur. Rumah gua di Ciputat, otomatis setiap pulang sekolah, gua biasanya naik metro mini sampe ke lebak bulus, kemudian dilanjutkan lagi dengan angkot sampe ke pasar Ciputat. Disinilah gua punya pengalaman yang kurang enak tentang Persija, atau bisa dibilang perilaku pendukungnya, ‘The Jak’. Gua yang masih 1 SMP melihat perilaku anarkis para pendukung Persija di Lb Bulus. Mereka seakan menebar ancaman dan ketakutan buat seluruh pengguna terminal Lb Bulus dengan memukul-mukul angkot atau kendaraan apapun yang menghalangi kendaraan mereka yang mau lewat sambil berteriak mengancam.

Hal ini juga terjadi apabila Persija berlaga di Stadion GBK di Senayan. Kendaraan orang tua gua seringkali diteriaki sambil diancam supaya kendaraan mereka dapat lewat. Belum lagi pengalaman ketika gua & teman-teman sedang naik angkot, ketika tiba-tiba segerombolan ‘The Jak’ masuk angkot, dan mulai memalak kami dengan meminta uang. Hal-hal inilah yang memberikan kesan negatif, sehingga saya mulai tidak menyukai Persija, bahkan saya tidak peduli sama sekali dengan sepak bola nasional.

Sebenarnya suporter sepak bola dimanapun identik dengan anarkisme dan biasanya akan meresahkan warga. Terbukti, apabila Persija akan bermain, warga Jakarta pasti akan waswas, apabila Persib main, warga Bandung juga akan waswas, apalagi warga Jakarta yang di Bandung. Tetapi yang saya bingung, kenapa kalo di Bandung, meskipun meresahkan warga, tetapi semua warga tetap mencintai Persib. Hal ini tidak terjadi di Jakarta. Kebanyakan orang Jakarta yang saya tau bukan pendukung Persija. Mungkin apabila orang Jakarta ditanya, klub sepakbola nasional favorit lo apa? biasanya pasti akan jawab: Persija, hanya dengan pengetahuan: “Persija kan klub dari Jakarta, brarti gua harusnya dukung Persija dong..”

Hal ini makin kerasa ketika gua kuliah di kota Bandung, semua orang Bandung pasti pendukung Persib. Otomatis saya yang ada di luar kota Jakarta entah kenapa pengennya jadi pendukung Persija. Gua jadi inget dulu pas di Ciwidey, temen gua Audi ditanya sama anak Ciwidey: “kalo aa sukanya klub apa?” si Audi jawab: “kalo saya pendukung Persija” trus anak Ciwidey jawab lagi: “wah kalo disini pendukung Persib semua a”. Gua tau Audi bukan pendukung Persija, dia jawab begitu karena dia berasal dari Jakarta, gua bakal jawab hal yang sama, get the point kan? ;)

Sekarang gua kerja di Samarinda, disini tinggal sama temen kuliah gua si Jatun. Si Jatun ini pasti males kalo disuruh nonton langsung Persib main di Siliwangi atau Jalak Harupat, tapi semua berita tentang Persib diikutin, kalo Persib main pasti ditonton. Otomatis gua agak ngerasa gimana gitu..

Intinya, sebenarnya menurut kata hati gua pendukung Persija, tapi beberapa oknum suporternya terhadap gua jaman dulu yang bikin gua bingung mau jadi pendukung Persija atau nggak. Atau mungkin gua bisa juga dukung Jakarta FC atau Batavia Union, klub Jakarta baru di LPI. Tau ah..

Nanti pas pulang ke Jakarta beli jersey Persija di ‘League’ Sency ahh. peace!

Hidup sepak bola nasional!


There are two ways to be happy: improve your reality or lower your expectations.

Gue sering denger quote ini, entah dari twitter atau tumblr atau status facebook orang-orang..

Entah kenapa tiba-tiba terlintas pikiran random ttg quote ini di benak gue yang lagi makan malam pake ayam goreng dan tahu di tenda deket rumah barusan,

Kalo orang Indonesia mikirnya gitu, pasti sampe sekarang Indonesia masih dijajah, atau mungkin di afrika selatan masih ada apartheid, atau mungkin las vegas masih gurun pasir, atau mungkin sekarang singapura masih rawa-rawa, dan banyak atau yang lain, hahaha..

Karena ketika kita ‘improve our reality or lower our expectations’ artinya kita tidak berani bermimpi..

Sepertinya quote ini tercipta karena takutnya manusia akan perasaan kecewa dan kegagalan..

Coba lihat Abraham Lincoln, orang yang hampir selalu gagal dalam hidupnya, tapi pada akhirnya jadi presiden USA.

1831 – Lost his job
1832 – Defeated in run for Illinois State Legislature
1833 – Failed in business
1834 – Elected to Illinois State Legislature (success)
1835 – Sweetheart died
1836 – Had nervous breakdown
1838 – Defeated in run for Illinois House Speaker
1843 – Defeated in run for nomination for U.S. Congress
1846 – Elected to Congress (success)
1848 – Lost re-nomination
1849 – Rejected for land officer position
1854 – Defeated in run for U.S. Senate
1856 – Defeated in run for nomination for Vice President
1858 – Again defeated in run for U.S. Senate
1860 – Elected President (success)
(source: http://www.school-for-champions.com/history/lincoln_failures.htm)

Menurut survey pun dia adalah presiden USA yang terbaik. (source: http://en.wikipedia.org/wiki/Historical_rankings_of_Presidents_of_the_United_States)

Jadi jangan takut kecewa, jangan takut gagal, mungkin Tuhan cuma lagi melatih karakter kita aja untuk menyiapkan sesuatu yang lebih besar nantinya. Semacam ujian mungkin.

Kan yang namanya sukses itu proses, gabisa instan :)

Sekian dulu pikiran random saya, ciao!


Untuk mengembalikan hutang yang gue sebut di post sebelumnya, mungkin awalnya dari sini dulu, gue coba memperbaharui LPJ yang udah gue buat tahun lalu.

Buat yang ngeliat LPJ (Lembar Pertanggungjawaban) yang gue buat tahun lalu, pasti kesannya aneh pisan karena hanya terdiri dari satu halaman tanpa content yang jelas sehingga membingungkan. Karena itu, gue bikin update version dari LPJ gue yang lebih lengkap disini. Tujuan dimasukin di blog ini adalah supaya LPJ ini tak lekang dimakan waktu, hahahaha (thanks to wordpress!). Ini juga bisa dibaca buat anak-anak SBM yang mau jadi ketua atau pengurus himpunan nanti, untuk mempelajari kesalahan-kesalahan yang dibuat pendahulunya dan supaya KMSBM ga kehilangan arah.

 

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
KETUA KMSBM ITB 2009-2010

  1. Ketua Himpunan / President
    1. Visi
      Visi dari kabinet KMSBM 2009-2010 adalah Transformasi Keluarga Mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen. Transformasi disini artinya adalah berubah dari biasa menjadi luar biasa, didalam pelbagai aspek.
    2. Misi
      Misi selama 1 tahun kedepan meliputi 5 hal yaitu:
      active: KMSBM dalam akan dikenal menjadi himpunan yang aktif, partisipatif dan kontributif dalam menjalani peran kemahasiswaan SBM ITB yang berasaskan leadership & entrepreneurship.
      open: KMSBM adalah himpunan yang memiliki sifat keterbukaan, mau terus berinovasi, terbuka terhadap ide-ide baru dan mampu mengatasi perubahan-perubahan yang akan terjadi sambil tetap memegang teguh prinsip-prinsipnya.
      respect: KMSBM sebagai organisasi mengedepankan rasa saling menghormati satu sama lain dalam segala kegiatannya, baik didalam maupun kepada para stakeholdernya (rektorat, dekanat, prodi, lembaga kemahasiswaan terpusat dan lembaga-lembaga lainnya).
      communicative: KMSBM adalah himpunan yang komunikatif menyuarakan suaranya terhadap pelbagai macam hal. KMSBM juga bersifat transparan dalam artian segala pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi dapat dipertanggungjawabkan dan dapat diketahui dengan mudah oleh khalayak.
      empower: KMSBM menjadi organisasi yang mampu memfasilitasi pengembangan karakter anggotanya dan mampu berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
    3. Deskripsi Tugas
      • Menjadi penanggung jawab atas seluruh kegiatan mahasiswa KMSBM, yang didalam keberjalanannya akan dibantu oleh kabinet yang telah ditunjuk sebelumnya,
      • Memimpin, mengayomi dan memberikan arahan kepada kabinet KMSBM dan anggotanya sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan,
      • Memberikan support untuk seluruh kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa SBM ITB selama kegiatan yang dimaksud bertujuan positif dan tidak bersifat negatif,
      • Sebagai representasi mahasiswa SBM ITB di lingkungan internal SBM dan di lingkungan eksternal, baik di dalam kampus maupun di luar kampus.
    4. Struktur
      Kabinet KMSBM 2009-2010 terdiri dari 5 departemen dan kesekretariatan umum. Ketua KMSBM dibantu oleh satu wakil ketua, satu sekretaris umum (didampingi oleh 2 sekretaris, 1 bendahara dan 1 manajer danus) untuk kesekretariatan umum dan 5 sekretaris jenderal (sekjen) untuk masing-masing departemen, yang masing-masing adalah departemen Internal (#1 & #2), departemen Eksternal, departemen Entrepreneurship dan departemen Infokom. Adapun masing-masing departemen akan membawahi divisi-divisi yang akan dipimpin oleh seorang menteri. 

      Departemen Internal #1 terdiri dari 3 divisi yaitu divisi Olahraga, divisi Seni Budaya dan divisi Kesejahteraan Anggota. Departemen Internal #2 terdiri dari 3 divisi yaitu divisi Human Resource, divisi Minat & Bakat dan divisi Akademik. Departemen Eksternal terdiri dari 3 divisi yaitu divisi Hub. Dalam Kampus, divisi Hub. Luar Kampus dan Hub. Alumni. Departemen Entrepreneurship terdiri dari 2 divisi yaitu divisi Informasi Entrepreneurship dan Eksternal Entrepreneurship. Terakhir, departemen Infokom tidak memiliki divisi, fungsi menteri lebih sebagai wakil sekjen.

    5. Program Kerja dan Agenda
      Program kerja Ketua KMSBM adalah seluruh program kerja yang telah dibuat oleh kabinet KMSBM 2009-2010. Sementara agenda Ketua KMSBM adalah menyelenggarakan rapat koordinasi kabinet minimal selama sebulan sekali, menjadi representasi mahasiswa SBM ITB dalam berbagai kesempatan serta merevisi AD-ART KMSBM yang sempat menjadi permasalahan.
  2. Laporan Singkat Hasil Kegiatan Ketua KMSBM
    1. Background
      Awalnya, ketua KMSBM bersama wakil ketua KMSBM telah membagi fokus, dimana ketua akan lebih fokus ke eksternal dan wakil ketua akan lebih fokus di internal. Lebih fokus disini bukan berarti melepaskan yang lain, ketua akan tetap memperhatikan berjalannya keseluruhan kabinet. Sedangkan fungsi kontrol divisi ketua KMSBM akan didampingi oleh para sekjen.
    2. Permasalahan Sistem Kabinet
      Harus diakui, dalam keberjalanannya, hampir semua departemen tidak mendapat pengawasan kontrol yang  baik oleh ketua KMSBM. Hal ini dikarenakan konsentrasi ketua KMSBM yang fokus kepada masalah eksternal dan karena kesepakatan awal dimana pengawasan kontrol diserahkan kepada masing-masing sekjen, dan adanya wakil ketua yang akan mengawasi jalannya internal kabinet. Tetapi bagaimanapun juga, hal itu membuat kinerja beberapa divisi di kabinet menjadi kurang efektif dan efisien.
      Rapat koordinasi kabinet yang diadakan setiap bulan pun hampir pasti tidak akan pernah lengkap. Ditambah dengan adanya program magang di 3 bulan akhir kepengurusan pada hari senin-rabu, membuat jadwal bertemu praktis hanya di hari kamis & jumat. Dengan begitu fungsi kontrol menjadi semakin sulit.
    3. Prestasi
      Tetapi, harus diakui juga bahwa kabinet KMSBM 2009-2010 telah mencetak prestasi dengan menjadi pioneer didalam banyak hal, misalnya divisi Seni & Budaya yang mengadakan Barat Laut Fest. sebuah acara keakraban antara 4 himpunan di kawasan barat laut ITB, kemudian ada divisi Olahraga yang berhasil membuat turnamen futsal dengan konsep yang berbeda dan excellent, ‘Kampoeng Bola SBM’, divisi Akademik yang kinerjanya sangat luar biasa dengan program-program sosialisasi kompetisi-kompetisi dan konferensi-konferensi internasional, divisi Human Resource dengan program ‘Masa Pengembangan Karakter’nya yang kontroversial dan departemen Entrepreneurship yang kolaborasinya dengan kemahasiswaan terpusat KM ITB berhasil menyeleggarakan seminar entrepreneurship ‘GEN-E’ sampai sebanyak 3 kali dan juga berhasil menjadi konsultan untuk rumah cetak KM ITB.
    4. Representasi
      Ketua KMSBM seringkali harus mewakili suara mahasiswa SBM ITB, baik dalam agenda formal seperti membuka seminar/acara, rapat pimpinan KM ITB yang membahas isu-isu seputar kemahasiswaan terpusat, maupun dalam agenda-agenda darurat, dimana keputusan yang diambil adalah bersifat spontan karena sifatnya yang mendesak (misal: parade wisuda, INKM, dll). Disini, ketua KMSBM dituntut untuk berpikir dengan kepala dingin dan bijaksana, dia harus mampu mengambil keputusan yang tepat dalam keadaan yang sulit sambil mempertimbangkan konsekuensi atas segala keputusan yang akan diambil.
    5. Jaket Himpunan
      Adapun jaket himpunan masih menjadi masalah yang belum terselesaikan, akibat tidak teraturnya manajemen pembelian Jahim di kepengurusan kabinet KMSBM 2009-2010. Selanjutnya, jaket himpunan yang bermasalah di kepengurusan ini menjadi tanggung jawab saya selaku Ketua KMSBM 2009-2010.
    6. AD-ART
      Agenda yang terakhir adalah revisi AD-ART dimana moderatornya adalah wakil ketua. Pada akhirnya AD-ART berhasil direvisi dengan melibatkan kabinet 2010, perwakilan angkatan 2011 dan perwakilan angkatan 2012.
  3. Evaluasi secara umum Ketua KMSBM selama satu Periode kepengurusan
    Secara umum, Ketua KMSBM banyak dibantu oleh wakil ketua, sekum, sekjen dan seluruh pengurus KMSBM dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Evaluasinya adalah membentuk sistem kabinet yang lebih baik lagi, dan sistem manajemen terhadap segala program kerja harus diperkuat, baik dari segi SDM dan operasionalnya. Harus dibuat semacam SOP yang jelas semua program kerja.
    Yang penting dalam posisi ketua secara idealnya adalah mampu mengarahkan dan terus mengingatkan kabinetnya untuk terus bekerja secara efektif dan efisien dan membantu seluruh divisi mencapai potensi maksimalnya dan mempunyai bayangan dan visi akan keberjalanan KMSBM kedepannya.
  4. Saran dan Rekomendasi untuk Kepengurusan selanjutnya
    • Ketua bukanlah dewa yang bisa mengatur semuanya. Kabinet adalah tim, jadi pilihlah anggota tim yang tepat. Sebelum menentukan visi mau kemana, pilihlah tim inti lebih dahulu. Setelah menemukan orang-orang yang tepat di tim inti, berdiskusilah dengan mereka, bagi-bagi peran di awal. Analoginya kalo kita lagi bawa mobil, kita mengajak orang masuk mobil kita tanpa mereka tahu kita mau kemana. Lebih enak jika mereka kita ajak masuk, kemudian kita semua berdiskusi mau kemana, jadi semuanya satu visi, satu paham dan satu tujuan. Tidak akan ada lagi kesalahpahaman ketika kabinetnya sudah berjalan nanti.
    • Buatlah kesepakatan dan sistem yang jelas di awal kabinet, termasuk hukuman dan sanksi bagi yang tidak datang rapat koordinasi tanpa alasan. Perhatikan divisi apa yang tidak jalan, segera pelajari masalahnya, tegakkan disiplin di dalam kabinet. Ingat, waktu kepengurusan sangat sebentar, hanya 1 tahun.
    • Optimalisasi fungsi sekjen sebagai perwakilan ketua di setiap departemen. Ketua jangan sampai melompati fungsi sekjen sebagai ketua departemen.
    • Ada baiknya semua acara yang diadakan KMSBM ITB di masa mendatang juga mencantumkan logo KM ITB, karena bagaimanapun KMSBM ITB adalah bagian yang tak terpisahkan dari KM ITB. Hal ini juga bertujuan untuk menurunkan arogansi himpunan yang sangat kental di lingkungan ITB.
    • Kenali kelemahan, cari cara untuk menguranginya. Misalnya, apabila kurang bisa berbicara di depan orang banyak, ajaklah sekjen eksternal atau menteri hub. dalam kampus atau teman yang pandai bicara, yang bisa menjadi representasi yang baik untuk mahasiswa SBM ITB.
    • Harus bisa menjadi Role-Model. Maksud dari role-model disini adalah bersikap dengan penuh integritas dan berpegang teguh pada prinsip mulai dari hal yang kecil, misalnya membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok sembarangan, tidak mencontek atau berbuat curang. Ingat, ketua KMSBM adalah representasi mahasiswa SBM ITB didalam maupun diluar, jadi hal ini sangat penting untuk dilakukan. Selain itu semua kabinet juga harus mempunyai sikap yang sama demi tujuan pengembangan karakter mahasiswa SBM yang punya prinsip dan integritas.
  5. Penutup

Doa saya, semoga KMSBM terus berkembang dan berinovasi, mampu menjadi rumah belajar, rumah untuk mengembangkan karakter dan kapasitas diri para anggotanya, membawa nama baik almamater sampai bisa menjadi yang terdepan dalam membawa pergerakan kemahasiswaan menuju Indonesia yang mandiri.

Hormat Kami,
Ketua KMSBM ITB 2009-2010

 

Brian Yohanes Wiseso
NIM. 19007120

live long and prosper KMSBM!




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.